Hampir Semua buku tentang cara mendidik anak selalu menjabarkan bahwa tidak boleh keras kepada anak, tidak boleh menegur anak dengan keras, tidak boleh memukul anak, dst..
Oh My God, itu semua BULLSHIT!!! Come on para bunda/ mami sekalian, kapan sih kita pernah bisa menahan emosi dengan sempurna? kapan sih kita pernah bisa menahan diri untuk tidak menegur anak dengan emosi.. apalagi disaat mereka membuat onar dan badung, ditambah di rumah sedang banyak hal yg harus dikerjakan.. ayo mengaku lah..
Kita sebagai ibu, pasti semua merasakan hal yang sama. Beda dengan mereka yang bekerja dan tidak menjaga anak sendiri. melainkan semuanya diserahkan kepada suster / pembantu. Kadang, saya melihat anak yang nakal/ badung bukan disebabkan oleh sifat anak tersebut, melainkan dari hasil didikan orang tua nya.
Ada orang tua yang terlalu takut untuk menegur anak, dengan alasan nanti anak nya nangis, muntah, dll. Ada orang tua yang tidak mau memarahi anaknya biarpun tahu apa yang dilakukan anak nya itu salah. Dengan alasan, masih kecil, belum ngerti apa-apa.
Aduh parents, please deh.. jangan LEBAY!!.. anak nangis, SO WHAT. nanti juga diem.. tapi kan mereka jadi mengerti bahwa mereka salah. Anak muntah, SO WHAT. Bisa dikasih makan / susu lagi kan abis itu. malahan mereka akan belajar " oo berarti lain kali better not do it again.."
JANGAN pernah bilang " anak masih kecil, belum ngerti apa-apa. Jadi biarkanlah saja.." Itu lah slogan para ortu yang gak mau repot. Ingat ya, slogan itu lah yang akan merusak sifat anak. Mereka akan menjadi pribadi yang seenaknya sendiri, egois, kurang bisa menghargai orang lain dan tidak bisa menghargai barang milik orang lain.
Kenapa semua pakar bilang usia 0 - 5 tahun adalah Golden age? Jawabannya adalah karena disaat itu lah waktunya kita untuk menanamkan budi perkerti kepada anak, moral dan sifat yang penyayang, sifat yang bisa menghargai orang lain, dll. Bagaimana bisa begitu? Ya!! karena waktu itulah masa kita untuk menegur mereka, marahin mereka, hukum mereka, agar mereka tau dan ngerti apa yang bagus dan tidak..
Jangan pernah bilang memukul anak itu dosa atau pun berarti melakukan kekerasan.. Kadang, memukul anak di pantat itu diperlukan. Agar mereka menjadi takut. Saya tidak bilang pukul anak itu berarti di hantam atau di jedukin atau yang lain2. TAPI pukul di pantat nya. sebagai suatu tanda bahwa kita marahnya sudah sampe di ubun2. Saya gak suruh pukul sampe mati kan? dan saya juga tidak menyuruh untuk bersikap violence setiap waktu kan?
Jaman kita dulu masih kecil, ortu kita juga sering pukul kita di pantat, pakai tangan atau kemoceng. Pada akhirnya, sekarang kita juga bisa merasakan sendiri kan apa yang jadi sebabnya.
Jangan pernah takut untuk menegur anak dengan keras.. tapi jangan lakukan itu setiap saat dan setiap hari.. cukup lakukan itu disaat mereka bener- benar nakal, badung dan melanggar etika.
Jadikan anak kita sebagai pribadi yang memiliki budi pekerti yang bagus. Masa depan anak ada di tangan kita. Sifat anak terbentuk dari diri kita sendiri. Kadang meniru contoh didikan tradisional dari orang tua kita juga lebih membentuk dibandingkan dengan mengikuti jaman modern ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar